Minggu, 06 Maret 2011

Morotai Sebagai Kawasan Mega Minapolitan di Timur Indonesia

Pulau Morotai diusulkan menjadi kawasan Mega Minapolitan, meliputi Kawasan Perkotaan Daruba, Kawasan Bere-bere, Pulau Ngele-ngele Kecil, Pulau Ngele-ngele Besar, Wayabula, Tilley, Pulau Zum-zum, Pulau Dodola Besar dan Pulau Dodola Kecil.
Dengan detilnya sbb:
1.       Di Kawasan Bere-bere, kedua tim mengunjungi calon lokasi yang diusulkan sebagai kawasan industry pengolahan perikanan (Bere-bere Techno Fisheries Park) yang lokasi Golf Estate, lokasi pelabuhan dan industry pengolahan perikanan, dan pelabuhan umum.
LOKASI:
a.       Sebelum melakukan kunjungan lapangan, tim mendapat penjelasan dari Camat Morotai Utara mengenai calon lokasi yang akan dikunjungi.
b.      Calon lokasi Golf Estate berada di sebelah Barat Laut Bere-bere pada koordinat 223” 45.8” Lintang Utara 12839’35.8” Bujur Timur dengan kondisi topografi berbukit menghadap ke Samudera Pasifik. Lokasi saat ini adalah perkebunan penduduk dan berjarak sekitar 1 km dari Bere-bere.
c.       Calon lokasi pelabuhan perikanan dan industry pengolahan perikanan berada di sebelah timur laut Bere-bere pada koordinat 223’44.6”Lintang Utara dan 12839’50.9” Bujur Timur dengan kondisi topografi datar. Lokasi ini merupakan rawa mangrove dan berjarak sekitar 1 km dari Bere-bere.
d.      Lokasi pelabuhan umum berada di Bere-bere pada koordinat 222’55.8” Lintang Utara dan 128⁰39’19.7” Bujur Timur. Saat ini pelabuhan digunakan oleh Kapal Perintis yang berkunjung 1 bulan sekali.
2.       Pulau Ngele-ngele Kecil direncanakan sebagai kawasan budidaya perikanan dan ekoturisme. Di Pulau Ngele-ngele Kecil, tim mengunjungi lokasi budidaya ikan kerapu yang dimiliki oleh perusahaan setempat yang bekerjasama dengan investor dalam negeri.
a.       Pulau ngele-ngele kecil berjarak sekitar 30 menit perjalanan laut dari Daruba ke arah Barat  dan berada pada koordinat  210’16.7” Lintang Utara dan 12813’14.5” Bujur Timur.
b.      Lokasi budidaya perikanan berada di perairan sekitar pulau.
3.       Pulau Ngele-ngele Besar direncanakan sebagai kawasan budidaya perikanan dan ekoturisme. Di pulau ini, tim mengunjungi lokasi budidaya ikan kerapu, pembenihan (hatchery) dan budidaya Mutiara yang dimiliki oleh PT. MMC.
a.       Pulau berjarak sekitar 45 menit perjalanan laut dari Daruba ke arah Barat dan berada pada koordinat 212’11.4” Lintang Utara dan 12812’49” Bujur Timur.
b.      Luas pulau ini adalah 125 hektar dan telah dimanfaatkan seluas 70 hektar oleh PT. Morotai Marine Center (MMC).
4.       Kawasan Wayabula direncanakan sebagai Marine Biotechnology Park.
a.       Wayabula berjarak sekitar 1 jam perjalanan laut ke arah barat daruba dan berada pada koordinat 216’37.8” Lintang Utara dan 128⁰12’18.4 Bujur Timur.
b.      Saat ini, kondisinya merupakan hutan rawa mangrove.
c.       Tim mengunjungi calon lokasi yang dapat dikembangkan sebagai tambak.
5.       Kawasan Pelabuhan Perikaan Tilley direncanakan sebagai Kawasan Minapolitan.
a.       Tilley berjarak sekitar 50 menit perjalanan laut ke arah barat daruba dan berada pada koordinat 212’25.7” Lintang Utara dan 12814’25.9” Bujur Timur.
b.      Saat ini terdapat Pelabuhan Perikanan Tilley yang tidak beroperasi. Pelabuhan ini memiliki cold storage dan mesin pembuat es balok yang tidak beroperasi dan dimiliki oleh PT. ABF.
6.       Pulau Zum-zum direncanakan sebagai kawasan ekoturisme. Pulau ini merupakan bagian dari Kawasan Budidaya Perikanan dan ekoturisme.
a.       Pulau ini berjarak sekitar 20 menit perjalanan laut ke arah Barat Daya Daruba dan berada pada koordinat 23’2.19” Lintang Utara dan 12815’22.6” Bujur Timur.
b.      Pulau ini merupakan pulau bekas tempat kediaman Jenderal Mac Arthur, pemimping Pasukan Amerika Serikat di Asia PAsifik pada Perang Dunia kedua pada tahun 1943an.
7.       Pulau Dodola Kecil dan Dodola Besar direncanakan sebagai kawasan ekoturisme dan merupakan bagian dari KAwasan Budidaya Perikanan dan Ekoturisme.
a.       Pulau ini berjarak sekitar 30 menit perjalanan laut kea rah Barat Daya Daruba dan berada pada koordinat 24’58.7” Lintang Utara dan 12811’37.7” Bujur Timur.
b.      di Pulau ini telah ada jetty, bangunan pelabuhan dan rumah wisatawan.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar