Rabu, 13 April 2011

Sentra Batik Tulis Pesisiran di Tanjung Bumi BANGKALAN Madura

Pusat kerajinan batik di Bangkalan Madura terletak di Tanjung Bumi. Tanjung Bumi berjarak 40 km dari kota Bangkalan atau ditempuh sekitar satu jam menggunakan kendaraan pribadi. Aksesnya cukup bagus dengan jalan beraspal walaupun tidak terlalu lebar. Pemandangan di kanan kiri jalannya dihiasi oleh rumah rumah mentereng yang dimiliki oleh para TKI kita dan ada beberapa hamparan sawah.
Batik Bangkalan termasuk katagori batik pesisiran bukan batik pedalaman. Batik pesisiran memiliki motif dan warna yang berani sedangkan batik pedalaman bercorak klasik dan kalem. Hal tersebut terkait dengan sifat masyarakat pesisir yang ‘terbuka’ dari pengaruh budaya luar. Pada berkesempatan kali ini kami mengunjungi salah satu pengrajin batik tsb, yaitu Bu Hajah Naila dari sekitar 500 keluarga di Tanjung Bumi yang berusaha dalam kerajinan batik itu. Bu Hajjah Naila adalah generasi ke tiga di keluarganya dari keluarganya atau kira kira embahnya yang merintis usaha kerajinan batik ini dan itu terjadi pada jaman Jepang. Masuk ke tempat asalnya para pengrajin batik ini bukan seperti kita masuk butik. Kita datang akan disambut oleh para penjajanya yang masih kerabat dari Bu Hajah Nelia di teras depan rumahnya, kemudian digelar tikar atau karpet kemudian mereka mengeluarkan ratusan helai kain batik koleksinya untuk ditawarkan. Yang pertama digelar adalah batik katagori biasa kemudian yang terahir dikeluarkan adalah batik katagori premium yang memiliki harga 2 juta-an lebih.
Menurut Hajah Naila, motif batik Bangkalan lebih dari seribu. Bagi orang luar sangat sulit menghafalnya. Nama motif biasanya terkait dengan gambar apa dan cara pewarnaanya yang dikonsonankan dengan bahasa daerah setempat. Nama nama motif itu ada: ramo, banjar ramo, rongterong, perkaper, rawan, serat kayu, panca warna dll. Namun yang paling mahal dan paling terkenal dari batik Bangkalan ini adalah batik Gentongan. Batik Gentongan dengan motif: panji tukul, panji leko, panji susi, tasikmalaya, getoge dll. Kalau batik tulis Bangkalan yang biasa  harganya Rp 50.000 sampai Rp 75.000  yang dikerjakan selama 1 minggu, kemudian batik tulis sutra yang harga sekitar Rp 500.000 sampai Rp 1.000.000  yang dikerjakan selama 1 – 2 bulan, sedangkan batik gentongan dikerjakan paling cepat 1 tahun, karena direndam dalam gentongnya saja membutuhkan waktu yang pertama selama 6 bulan kemudian setelah digambar, batik belum jadi itu direndam lagi selama 3 sampai 4 bulan. Batik gentongan banyak diminati para kolektor.
Murah mahalnya harga sehelai kain batik ini dipengaruhi oleh kerumitan cara pembuatannya. Namun kalau soal seni dan selera tentu tidak tergantung kepada harga saja toh?
Kita mesti bangga dengan Nusantara yang kaya akan seni dan budaya tinggi ini.
Bu Hajah Neila
Salah Satu Pengrajin Batik
di Tanjung Bumi Bangkalan Madura


Rumah Sekaligus Tempat Menggelar
Batik Bangkalan Madura
Milik H Neila


Menggelar Batik Bangkalan Madura
di Teras Rumah Hj Neila


Batik Gentongan = Paling Top dari Tanjung Bumi Bangkalan




9 komentar:

  1. Keren, bisa bagi info lebih detail mengenai daerah tempat tinggal pembatiknya :)

    Thnx be4 yah gan.

    BalasHapus
  2. Terima kasih atas atensi thd blog saya. lokasi pembatik pesisiran berada di desa tanjung bumi atau sekitar satu jam dari kota bangkalan. Jalan menuju tanjung bumi ini relatif kecil, jadi harus bertanya dahulu di Bangkalan. jalannya didominasi persawahan dan rumah rumah penduduk. nanti begitu melewati pasar tanjung bumi kemudian ada kantor unit bank BRI, nah disebelahnya utu tempat pembatik Ibu Hajjah Neila berada. di tanjung bumi terdapat ratusan pembatik pesisiran. jadi jangan datang hanya ke satu tempat saja, datanglah ke beberapa tempat pembatik sehingga dapat membandingkan kain batiknya baik dari segi kualitas, seni, tampilan, corak dan tentunya harga.

    BalasHapus
  3. Blog nya bagus, isi bermanfaat

    Bangkalan Handycraft
    http://souvenirbangkalan.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih souvenirbangkalan atas kunjungannya

      Hapus
  4. salam. Saya dari malaysia. rencana nya mau ziarah teman di kecamatan tanjung bumi, Saya sampai dari surabaya pada 16 januari 2014. dari Surabaya ke Bangil dan langsung ke tanjung bumi.
    Pertanyaan saya :
    1. Ada bis ekspress kah jalur Bangil/Surabaya ke Tanjung bumi?
    2. Kalau ada bis berapa jam dari Bangil/Surabaya ke tanjung bumi?
    3. Naik bis di terminal mana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kembali. Bus umum dari surabaya ke bangil terus Tanjung bumi itu tidak ada. Tanjung bumi berada di luar jalan lintas utama surabaya-Madura. Sebaiknya melalui kontak person Anda di surabaya untuk mencarikan rental car saja. Tarif menyewa kendaraan roda empat bersama drivernya (cari perusahaan rental car yg bonafid) Rp 500rb per hari (di luar BBM dan tip supir). Selamat menikmati Jawa timur.

      Hapus
  5. matorsakalangkong infonya kak tuan....

    BalasHapus
  6. Assalamualaikum wrb, saya mohon maaf kalau postingan saya menyinggung perasaan anda semua tapi saya lillahi ta’ala hanya mau menceritakan pengalaman pribadi saya saya berharap ada yang sama seperti saya.perkenalkan terlebih dahulu saya aini andari tinggal di Padang,dulu saya penjual kue keliling himpitan ekonomi yang membuat saya seperti ini,saya tidak menyerah dengan keadaan saya tetap usaha,pada suatu malam saya buka internet tidak sengaja saya lihat postingan seseorang yang sama seperti saya tapi sudah berhasil,dia dibantu oleh nyi rawih tampa pikir panjang saya hubungi beliau saya dikasi pencerahaan dan dikasi solusi,awalnya saya tidak mau tapi sya beranikan diri mengikuti saran beliau,alhamdulillah berjalan lancar sekarang saya punya toko bangunan Jaya Abadi didaerah Padang,terimah kasih saya ucapkan pada Nyi rawih berkat beliau saya seprti ini,mungkin banyak orang yang menyebut saya mengada-ada tapi saya buktikan sendiri,khusus yang serius mau bantuan silahkan hub beliau nyi rawih beliau orangnya baik ini nomor beliau 082250546417 atau klik UNTUK INFO LEBIH JELAS KLIK DISINI ini pengalaman pribadi saya percaya atau tidak semua tergantung pembaca demi Allah ini nyata sekian dan terima kasih ,Assalamualaikum Wrb....allahuakbar....allahuakbar....allahuakbar

    BalasHapus