Senin, 18 April 2011

Tidak Mudah Menyusun Rencana Zonasi Perairan Laut Kab Bangkalan

Kab Bangkalan yang terletak di ujung barat Pulau Madura dikelilingi ¾ perairan laut. Sehingga bagian utara dan bagian selatan dari Kab Bangkalan adalah wilayah pesisir. Namun, karakteristik dan morfologi pantai bagian utara dan bagian selatan Bangkalan –berbeda- cukup signifikan. Pantai utara terjadi abrasi yang masif sehingga garis pantainya banyak tergerus, sedangkan pantai selatan menunjukkan tingkat sedimentasi yang tinggi, bahkan tidak memungkinkan untuk usaha perikanan budidaya.
Dalam Perda RTRW Kab Bangkalan No.10 tahun 2009, yang berlaku sampai 2009. Kawasan pesisir bagian selatan Kab Bangkalan ini akan dikembangkan sebagai ruang untuk industri, jasa, pemukiman, wisata, pertanian, perikanan tangkap, perikanan budidaya dll. Sebenarnya di pesisir bagian utara Kab Bangkalan juga akan dikembangkan hal yang sama. Ada sedikit perbedaan bahwa di bagian utara ini masih ada ruang untuk kawasan hutan konservasi. Artinya pengembangan ke dua wilayah itu kurang sejalan dengan kondisi pantai yang ada.
Dalam draft Rencana Zonasi perairan Kab Bangkalan, yang sebenarnya mirip RTRW tapi ini untuk wilayah lautnya, pola ruang perairan bangkalan juga memperlihatkan pembagian ruang untuk pemanfaatan umum (perikanan budidaya, perikanan tangkap, pemukiman, wisata, isdustri, pertanian dll), dan konservasi. Perbedaannya untuk perairan laut bagian utara Kab Bangkalan akan disediakan untuk ruang ALUR LAUT baik itu untuk alur pelayaran maupun untuk alur pipa migas.
Sebaiknya zonasi perairan laut dan RTRW di daratnya itu serasi, selaras, dan seimbang, atau artinya kalau di daratnya sudah ditetapkan sebagai kawasan konservasi maka di perairan sebelahnya juga mengikutinya dengan dijadikannya juga sebagai kawasan konservasi. Tidak di daratnya di tetapkan sebagai kawasan industri tetatpi di perairan sebelahnya dijadikan kawasan konservasi. Begitu juga penyusunan rencana zonasi perairan laut Bangkalan ini harus melihat kondisi pantai yang ada. Pantai bagian selatan yang mengalami sedimentasi tinggi mestinya tidak untuk pengembangan perikanan budidaya tetapi untuk yang lainnya dan pantai bagian utara karena di daratnya sudah ditetapkan sebagai kawasan konservasi juga karena tingkat abrasinya tinggi sekali, maka pada pantai bagian ini sudah selayaknya apabila ditetapkan sebagai kawasan konservasi perairan.
Perda No.10 tahun 2009 tentang
RTRW Kab Bangkalan


Arahan Pemanfaatan Ruang Bagian Utara
Kab Bangkalan


Arahan Pemanfaatan Ruang Bag Selatan
Kab Bangkalan

Draft Pola dan Struktur Ruang dalam
Rencana Zonasi Perairan Laut Kab Bangkalan

Arahan Pemanfaatan Ruang Laut Bag Utara
Kab Bangkalan menurut Draft Rencana Zonasinya

Arahan Pemanfaatan Ruang Laut Bag Selatan
Kab Bangkalan menurut Draft Rencana Zonasinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar