Kamis, 19 Mei 2011

Cobain deh, Sate Ikan Khas Lombok Utara milik Bu Kertasasi. hmm pasti yummi...

Kalau ada kesempatan jalan-jalan ke Kabupaten Lombok Utara (KLU), jangan lupa untuk mencicipi sate ikan khas lombok. Di Kabupaten baru ini ada beberapa penjual sate ikan tapi yang cukup dikenal adalah sate ikan Bu Kertasasi yang mangkal di depan warung nasi di Jln Raya Tanjung, KLU.
Bu Kertasasi hanya menempati luasan seupil untuk berjualan sate ikannya itu. Dia dibantu oleh dua orang kerabatnya. Terutama untuk proses membumbui dan menusuk daging ikan dengan sujennya (sujen = tusuk sate).
Bu Kertasasi yang masih keturunan menak Lombok dengan mencantumkan Datsu di depan namanya mulai berjualan dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. (Datsu adalah gelar yang berada ‘di atas’ Raden). Setiap hari setidaknya menghabiskan sebanyak 20 ikan berbagai jenis. Bisa tongkol, tenggiri, barakuda, dan lainnya. Dari satu kg ikan dapat dibuat menjadi 25 – 30 tusuk sate ikan. Ikan ikan segar  itu hanya diambil dagingnya saja tanpa diolah apapun. Baru nanti sebelum dibakar, daging yang sudah ditusuk sujen dibumbui dengan bumbu santan kental yang dicampur dengan lengkuas, jahe, cabai dan kunyit serta jeruk lemon.
Kami mersakan kenikmatan dan sedap serta timbul rasa segar jahe dari sate ikan khas Lombok ini. Berbeda dengan sate bandeng yang dari di Serang Banten, dimana untuk sate bandeng, rasa original ikannya sudah hilang, yang terasa malah rasa tepung dengan bumbunya saja. Sedangkan sate ikan Lombok ini jauh berbeda, dimana rasa ikannya masih menonjol terus ditambah rasa segar dari lemon dan jahe serta rasa kuat dari lengkuas. menyantap sate ikan lombok ini dijamin badan jadi segar deh.
Rasanya sungguh sensasional sate ikan Bu Kertasasi yang telah berjualan lebih dari 20 tahun ini. Harga seporsi sate ikan yang berisi 15 tusuk, hanya Rp 15.000 saja. Sungguh boleh mencobanya dan pasti tidak akan kecewa....
Bu Kertasasi sedang Beraksi
Sedap....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar