Rabu, 22 Juni 2011

Pantai Kuta di Lombok; alami, indah, dan menyenangkan

Walaupun namanya sama seperti nama pantai yang ada di Bali dan sudah terlebih dahulu tenar ke seantero benua, pantai Kuta yang satu ini berada di Lombok. Tentu banyak perbedaan antara diantara kedua pantai tersebut. Nah, saya ingin menceritakan perasaan saya ketika berkunjung ke pantai Kuta lombok ini.
Beberapa tahun lalu, saya pernah berkunjung ke pantai Kuta lombok ini, malah sudah dua kali. Kini ketika kami ada kesempatan datang ke Lombok, saya tidak menyia-nyiakan untuk berkunjung kembali ke pantai Kuta di Lombok.
Pantai Kuta berada lombok Selatan atau sekitar 70 km dari Kota Mataram. Perjalanan dapat ditempuh sekitar 1,5 jam. Perjalanan dari Kota Mataram, akan melewati Kota Praya di Lombok tengah kemudian masih di kecamatan Praya kita akan bertemu dengan Bendungan/Dam Batu Jai yang diresmikan waktu Presidennya masih Pak Harto. Bendungan ini dapat menampung air sekitar 23 juta meter kubik yang akan dialirkan untuk irigasi persawahan dan suplai air minum bagi penduduk Lombok Tengah. Namun yang kini terlihat adalah hamparan eceng gondok di atas bendungan tersebut. Jadi telah terjadi sedimentasi yang tinggi. Selain daya tampung airnya berkurang banyak, lahan lahan sawah sekitar bendungan ini sudah banyak berubah fungsi menjadi perumahan atau bangunan lain. Lebih lebih disebelah bendungan ini kini telah berdiri Bandara Internasional yang baru yang belum difungsikan. Bandara ini akan menggantikan bandara Selaparang di Mataram. Namun, entah kenapa sampai saat ini bandara baru ini belum diresmikan. Saya tidak melihat ada aktifitas pembangunan disana, yang ada hanya sekumpulan kerbau sedang merumput di depan bangunan utama bandara. Setelah melewati beberapa km dari calon Bandara Baru di Lombok, kita akan bertemu dengan dusun tradisional Sasak “Sade’. Ada beberapa bus besar dan beberapa minibus sedang diparkir  disana, itu artinya pengunjung ke Dusun Sasak Sade cukup banyak. Lewat Dusun Sade, hanya sekitar 20 menit kita akan bertemu dengan lokasi tujuan yaitu Pantai Kuta yang berada di Lombok Selatan.
Suasana Pantai Kuta masih seperti beberapa tahun yang lalu, masih asri, masih dengan penginapan-penginapan atau restoran-restorannya yang sederhana tentunya juga masyarakatnya yang masih sederhana. Masyarakat sekitar yang bermata pencaharian utama sebagai petani, masih melakukan aktifitasnya seolah tanpa perubahan seperti beberapa tahun lalu. Berpakaian sederhana dan bertingkah sesuai karakter pedesaan juga. Malah saya lihat sendiri penggembala dengan belasan kerbaunya melintas diantara cafe-cafe di pinggir jalan di sebelah Pantai Kuta, tentu cukup menarik perhatian beberapa turis asing yang sedang santap siang.
Pasir putih pantai Kuta berciri khusus yaitu butirannya agak besar seperti merica namun berkilat-kilat putih bersih. Dan itu menghampar luas sejauh mata memandang, ditambah suasana sunyi, gelora ombak laut selatan, dan langit biru serta tanpa ada usikan dari keriuhan aktifitas ekonomi yang berlebihan
Suasana seperti itu tidak mungkin akan tertangkap lagi di kawasan Pantai Kuta Bali. Pantai Kuta Bali sudah jauh meninggalkan karakter pedesaan dan ciri ke’Bali’annya. Pantai Kuta Bali sudah berada di pusaran masyarakat kota-kota dunia.
Dengan adanya Bandara baru diperkirakan kunjungan turis dan aktifitas ekonomi akan meningkat tajam. Sekarang saja harga tanah sudah melonjak jauh. Satu arenya (100m2) tanah kebun sudah sekitar Rp 250 juta padahal tahun tahun sebelum ada bandara baru, hanya berharga puluhan ribu saja per meter perseginya. Ke depan mumpung kawasan itu masih terjaga dan belum terbangun secara serampangan maka perlu ada masterplan pembangunan kawasan wisata Pantai Kuta. Jangan sampai tidak menyisakan sempadan pantai sekalipun. Atau juga pembangunan itu jadi meninggalkan karakter akar budaya masyarakat setempat.
Pembangunan boleh berjalan terus dan memang itu harus namun keasrian, keindahan, sumberdaya, budaya jangan dirusak.
Aku suka Pantai Kuta mudah-mudahan seterusnya.   
 Bendungan Batu Jai di Lombok Tengah
yang hampir tertutup eceng gondok
Calon Bandara Baru
di Lombok Tengah
Gerbang Dusun Tradisional 
Suku Sasak 'Sade'
dari kejauhan
Keindahan Pantai Kuta di Lombok
 Sunyi yang Menggoda
di Pantai Kuta Lombok
Pasir Putih, Laut biru, dan Langit Biru
itulah Pantai Kuta Lombok
Suasana Pedesaan di Pantai Kuta di Lombok
Kerbaupun masih melintas bebas
di Pantai Kuta Lombok






3 komentar:

  1. hi, lombok international airport baru saja dibuka 1 Oct' 11 so sekarang jarak tempuhnya cuma 20 min saja...

    BalasHapus
  2. Mantap tuh. Semoga wisata di Pantai Kuta semakin maju

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah...!
    Tinggal bagaimana kita bisa menghargai semua itu supaya orang luar pun ikut menghargainya. Harga dalam arti sebenarnya atau tak sebenarnya.

    BalasHapus