Minggu, 07 Agustus 2011

Menurut Saya, Masak Kerang Tiram yang Paling Enak yaitu Cukup Direbus Saja


Tiram adalah salah satu jenis dari kerang-kerangan. Tiram bernama latin Crassostrea gigas berciri khas yaitu cangkang berkapur dan relatif pipih. Kerang jenis ini banyak didapat di perairan Kepulauan seribu, Lampung, Karimun Jawa dll. Tiram sebagai makanan banyak mengandung zat besi, seng, vitamin A dan E serta mineral lainnya. Tiram juga bisa sebagai afrosidiak karena kaya asam amino sehingga dapat memacu gairah sex. Alasan lainnya karena tiram banyak mengandung zinc maka akan membantu memproduksi testoteron. Itulah sebabnya, tiram ini adalah makanan spesial bagi sebagian orang di Amerika Latin, China dan Asia Timur lainnya serta Asia Tenggara termasuk Indonesia.
Cara masak tiram ada berbagai ragam, sangat tergantung dari selera masing-masing. Bisa dimasak bumbu saos padang, bumbu Singapur, disate, dibakar, asam manis, saus tiram, bahkan karena percaya akan khasiatnya bagi sex, maka banyak yang memakannya dalam keadaan mentah. Tapi yang satu ini tidak direkomendasikan, karena ditakutkan tiram tersebut mengandung bakteri vibrio dll.
Kalau saya disuruh memilih tiram masak apa? Jawaban saya sederhana: cukup direbus saja. Kenapa, karena daging kerang tiram lebih lembut dari jenis kerang lainnya semisal: gonggong, kerang darah, kerang hijau, dll. Apalagi daging tiram sudah berasa manis dan gurih.
Kalau direbus dengan bumbu sederhana yaitu: bawang putih, daun sereh, daun salam, cabe merah, rasa original dari tiramnya itu sendiri, masih kental terasa. Kita kan mau merasakan enaknya daging tiram, bukan mau merasakan rasa tauconya atau bumbunya yang lain.
Di salah satu restoran sea food di Semarang, satu porsi rebus tiram dihargai Rp 72.000,- 
Tiram atau Crassostrea gigas
Satu porsi tiram rebus
Tiram rebus yang dihidangkan di sebuah restoran di Semarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar