Sabtu, 22 Oktober 2011

Pantai Jimbaran, Bali; Tempat Santap yang Romantis

Pantai Jimbaran yang membentang dari Desa Kedonganan sampai Desa Jimbaran sudah dikenal sebagai tempat santap utamanya menu serba hasil laut. Meja kursi berderet deret berada persis di atas pasir di bibir pantai yang disediakan oleh ratusan cafe dan restoran yang ada disana. Tamu-tamu mulai berdatangan menjelang sunset tiba sampai tengah malam. Apabila anda datang pada hari weekend, dipastikan akan menemui kesulitan untuk memarkir kendaraan anda dan akan kesulitan mendapatkan meja di tempat strategis yang paling ujung mendekat ke laut. Jadi sebaiknya datanglah secara berombongan, tidak satu orang satu mobil dan datanglah lebih awal untuk mendapatkan tempat duduk yang ‘strategis’ itu.
Kami, saya dan teman datang pada Rabu (19/10/2011) menjelang sunset tiba, kami pilih salah satu cafe yang ada disana, kemudian milih meja yang betul betul berada dekat laut agar dapat menikmati sunset dan kalau sudah gelap dapat mendengarkan ritme deburan ombak. Baru kemudian kami memilih milih ikan, udang dan lainnya dan memilih menu masaknya sesuai selera. Tentu ikan-ikan disini segar-segar karena yang mensuplainya adalah para nelayan setempat. Kami pilih menu masaknya, ikan baronang dan ikan kerapu dengan dibakar, kepiting dimasak saus padang, cumi goreng kecap mentega dan udang dimasak goreng tepung untuk yang ukuran kecil, sedangkan yang ukuran besar, kami pilih untuk dimasak secara dibakar. Dan kami minta masakan-masakan ini disajikan ketika hari sudah gelap. Kami semua kembali ke meja untuk menikmati sunset yang akan tiba sambil mencicipi minuman yang kami pesan.
Seusai sunset berlalu dan hari sudah gelap, baru ami menikmati sajian utama untuk makan malam di pantai Jimbaran ini. Wah, makan malam kali ini makin berselera saja, rasanya semua yang terhidang adalah –semua enak, semua mengundang selera-. Mungkin makanan apapun akan terasa nikmat kalau menyantapnya dipinggir pantai seperi ini. Karena suasana temaram yang penuh damai dan suara debur ombak lautan Hindia yang menghipnotis perasaan ini. Suasana yang tidak terbayangkan sebelumnya.
Kami sudah berulang datang ke tempat makan ini dan tidak pernah bosan-bosannya untuk menikmati masakan ikan serta suasana romantis Pantai Jimbaran ini. Dan kami dapat menarik simpul, bahwa soal rasa, hampir semua cafe dan restoran yang ada di Pantai Jimbaran memiliki rasa yang tidak jauh berbeda, semuanya enak dan mengundang selera, yang membedakannya hanyalah soal harga. Perbedaan harga di satu resto dengan lainnya bisa terpaut banyak. Saran saya, sebelum berkunjung ke salah satu cafe dan restoran untuk survey harga atau tanya teman yang pernah datang ke Jimbaran ini. Kami berlima membayar Rp1,3 juta.
Selamat menikmati..
Pantai Jimbaran, menjelang sunset dan makan malam
Sambil menyaksikan sunset, santap makin romantis
Santap malam sambil ditemani suara debur ombak, menambah selera
inilah menu santapan kami di Jimbaran
Penjual jagung bakar yang berada di sebelah tempat kami bersantap
Tengah malam ketika beranjak dari resto di Jimbaran


Tidak ada komentar:

Posting Komentar