Rabu, 19 Oktober 2011

Sunset di Jimbaran Bali

Sore hari segera saya ke pantai Jimbaran dan saya mengambil kursi duduk yang persis menghadap laut di salah satu restoran yang ada disana. Saya dan banyak wisatawan lainnya menunggu sunset tiba sambil menikmati hidangan ringan yang kami pesan terlebih dahulu.
Saya biasa datang ke pantai Jimbaran ini pada malam hari, biasanya hanya untuk menikmati hidangan seafood di pantai ini. Jadi yang saya ketahui tentang pantai ini hanyalah sebagai tempat ‘makan enak’. Baru kali ini saya datang pada sore hari, sehingga saya dapat mengetahi keadaan pantai yang sesungguhnya. Saya-pun dapat menikmati pemandangan pasir putih yang menghampar mulai dari Desa Kedonganan sampai Desa Jimbaran. Sungguh indah dan menarik dan saya pikir pantai Jimbaran ini lebih bagus dari pantai Kuta, hanya saja pantai ini bertopografi –curam-, sehingga cukup berbahaya untuk aktifitas mandi dan berenang dan faktor itulah pantai ini menjadi kurang populer.
Jam 6 kurang, kami-kami sudah siap dengan kamera dan beberapa pasangan siap-siap menciptakan suasana romantis untuk menyambut datangnya sunset. Jam 6 lewat sedikit matahari mulai membulat berwarna merah temaram yang berada di atas batas garis laut. Kami wisatawan menikmati betul suasana dramatikal romantis ini, para pasangan muda berpelukan hangat dan para pemburu foto sibuk dengan kamera-kameranya. Sungguh indah dunia ini, sungguh Maha Besar Tuhan pencipta sekalian alam ini, saya sungguh takjub dengan pemandangan dan suasana damai yang tercipta kali ini. Berbeda dengan suasana yang selalu ‘gaduh’ di negeri ini.
Sayangnya sunset di Jimbaran ini, matahari bulatnya tidak terlihat menyentuh garis batas laut jauh diseberang sana. Tapi bagi saya yang penting adalah saya makin percaya akan kekuasaan Tuhan dan dapat menikmati suasana damai yang tercipta oleh sunset ini. Sungguh! 
Menunggu sunset di pantai Jimbaran Bali
Senja makin temaram, sunset makin mendekat
suasana romantis tercipta dari sunset
Sunset di Jimbaran Bali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar