Rabu, 03 Oktober 2012

Mencari Gurita di Pantai Anyer


Gurita (Octopus vulgaris sp) salah satu hewan laut yang banyak dicari orang untuk pangan mereka yang bergizi tinggi. Untuk orang Jepang atau Korea , gurita ini dimakan biasa dimakan mentah sebagai sashimi yang tentunya membutuhkan gurita yang segar dan didapat dari wilayah yang sehat yang bebas dari cemaran. Habitat gurita adalah di ekosistem terumbu karang, berair jernih dan lautan. Atas dasar habitat kesukaan itu, kami sengaja ke Pantai Anyer di Banten untuk mencari gurita tersebut.
Pagi-pagi dengan ditemani Pak Erwin yang sudah 20 tahun berprofesi sebagai pencari gurita di sekitaran Pantai Anyer. Modal kami hanya joran pancing yang panjangnya 2,5 meter tapi tali pancingnya pendek saja. Umpan yang digunakan adalah kepiting kecil-kecil yang seukuran kuku jari yang dirangkai dari sebanyak 5 - 7 kepiting. Cara memancing gurita adalah dengan cara berjalan menyusuri genangan-genangan kecil diantara hamparan karang dimana pancing yang berisi umpan tersebut dicelupkan sebentar kemudian diangkat, demikian seterusnya. Jadi tidak berlama-lama di satu tempat yang sama, berbeda dengan cara mancing biasa. Kalau di sekitar tempat mancing ada gurita maka dengan adanya aroma daging umpan, secara cepat gurita akan menubruknya. Dan dapatlah kita gurita tersebut. Hal itulah yang menjadikan saya asyik ikut memancing gurita.
Gurita berada diantara terumbu karang yang berair jernih. Musim baik untuk memancing gurita adalah pada bulan Juli sampai Oktober seperti sekarang, kalau bulan Januari dan seterusnya atau bersamaan dengan musim barat dimana air laut nya juga berwarna ‘butek’, saat seperti ini gurita tidak akan didapatkan.
Ukuran gurita yang tertangkap umumnya sebesar 2 jari orang dewasa. Pak Erwin dalam sehari setidaknya bisa mendapatkan 10 ekor. Dan kalau ada pembelinya, harga dari gurita itu =Rp 5000,- per ekornya. Kalau tidak ada pembelinya, gurita tersebut dimasak sendiri oleh keluarga Pak Erwin.
Pencari gurita di Pantai Anyer ada belasan orang. Malah kalau di pantai tetangganya, di Pantai Carita, pencari gurita ini jauh lebih banyak lagi. Makanya Pak Erwin lebih memilih tempat mancingnya di Pantai Anyer.    
Pantai Anyer yang ber ekosistem terumbu karang adalah tempatnya gurita
Pak Erwin sedang mencari gurita
Mengumpulkan gurita hasil tangkapan
Gurita di dalam air dan gurita bisa berubah warna
Ukuran gurita yang tertangkap

Tidak ada komentar:

Posting Komentar