Selasa, 09 April 2013

Jenis Hiu di Indonesia yang Ada dalam Red List IUCN



Organisasi internasional yang bergerak dalam bidang perlindungan dan konservasi biota, yaitu IUCN atau International Union for Concervation of Nature and Natural Resources mengevaluasi suatu biota akan keterancaman kepunahannya, kemudian hasil evaluasi biota tersebut dikelompokan ke dalam 9 katagori, yaitu:

1.    Punah atau Extinct, EX. Dimana katagori ini diberikan kepada spesies yang benar-benar sudah tidak ditemukan lagi.

2.    Punah di alam atau Extinct in the wild, EW. Katagori ini diberikan kepada spesies yang sudah tidak ditemukan lagi di habitat aslinya tetapi masih ada di tempat penangkaran ataupun lokasi perlindungan, seperti: cagar alam, suaka margasatwa, dan lainnya.

3.    Sangat terancam punah atau Critically Endangered, CR. Katagori ini diberikan kepada spesies yang diyakini mendekati kepunahan di alam.

4.    Terancam punah atau Endangered, EN. Yang berarti spesies yang masuk dalam katagori ini diyakini memiliki resiko tinggi akan kepunahannya di alam.

5.    Rawan punah atau Vulnerable, VU.   Katagori ini diberikan kepada spesies yang dikhawatirkan memiliki resiko tinggi terhadap kepunahannya di alam.

6.    Hampir terancam punah atau Near Threatened, NT. Katagori ini diberikan kepada spesies yang diyakini akan terancam keberadaannya di masa mendatang apabila tidak ada usaha pengelolaannya terhadap jenis tersebut.

7.    Beresiko rendah terancam punah atau Least Concern, LC. Yaitu diberikan kepada spesies yang mungkin berada dalam keadaan terancam dengan tingkat cukup mendekati kepunahan meskipun tidak masuk ke dalam status terancam.

8.    Informasi kurang atau Data Deficient, DD.

9.    Tidak dievaluasi atau Not Evaluated, NE


Berikut adalah daftar jenis-jenis hiu yang ada di Indonesia beserta nama lokal-nya yang masuk ke dalam Red List IUCN: 

Sangat Terancam Punah atau Critically Endangered, CR
       Pristis microdon (hiu gergaji)

Rawan Punah atau Vulnareble, VU
      1.  Centrophorus squamosus (Hiu Botol)

2.  Nebrius ferrugineus (hiu gedebong)

3.  Rhincodon typus (hiu paus/tutul)

4.  Stegostoma fasciatum (hiu belimbing)

5.  Isurus paucus (hiu tenggiri)

6.  Carcharias Taurus (hiu anjing)

7.  Carcharhinus longimanus (hiu koboy)

8.  Negaprion acutidens

9.  Hemipristis elongate (hiu monas)

10.         Rhina ancylostoma (Hiu Barong)

Hampir Terancam Punah atau Near Threatened, NT
     1.  Heptranchias perlo (Hiu Aruey)

2.  Hexanchus griseus (Cucut meong)

3.  Centrophorus niaukang (hiu botol karang)

4.  Cirrhigaleus barbifer (hiu taji)

5.  Chiloscyllium indicum (hiu bongol)

6.  Chiloscyllium plagiosum (hiu bongo)

7.  Chiloscyllium punctatum (hiu batu)

8.  Isurus oxyrinchus  (hiu tenggiri)

9.  Pseudocarcharias kamoharai (hiu buaya)

10.         Carcharhinus amblyrhynchoides (cucut lanjam)

11.         Carcharhinus amblyrhynchos (Cucut lanjam)

12.         Carcharhinus brevipinna (Cucut lanjam)

13.         Carcharhinus dussumieri (Cucut lanjaman)

14.         Carcharhinus leucas (hiu buas)

15.         Carcharhinus limbatus (hiu lanyam)

16.         Carcharhinus macloti (Hiu aron)

17.         Carcharhinus melanopterus (Hiu blacktip)

18.         Carcharhinus obscures (Cucut lanyam)

19.         Carcharhinus plumbeus (cucut lanjaman)

20.         Carcharhinus sealei (Cucut Lanjaman)

21.         Galeocerdo cuvier (Hiu macan)

22.         Prionace glauca (Hiu biru)

23.         Scoliodon laticaudus (hiu kejen)

24.         Triaenodon obesus (Hiu karang)

25.         Atelomycterus marmoratus (hiu tokek)

26.         Eusphyra blochii (Hiu caping)

27.         Sphyrna lewini (Hiu Martil)

28.         Sphyrna zygaena (Hiu Caping)

  Beresiko Terancam Punah atau Least Concern, LC

 1.  Isistius brasiliensis (Hiu)

2.  Carcharhinus falciformis (Hiu lanjam)

3.  Loxodon macrorhinus (Hiu Kejen)

4.  Rhizoprionodon acutus (Hiu Pisang)

5.  Rhizoprionodon oligolinx (Hiu Pisang)

6.  Rhizoprionodon taylori (Hiu Pilus)

7.  Hemigaleus microstoma (Hiu Kacang)

8.  Halaelurus cf buergeri (Hiu Tokek)

9.  Iago garricki (Hiu Karang)

 Informasi kurang atau Data Deficient, DD

 Centrophorus isodon (Hiu Botol)

Centrophorus moluccensis (Hiu Botol)

Dalatias licha (Hiu Beurit)

Zameus squamulosus (Cucut Botol)

Odontaspis ferox (Hiu Anjing)

Carcharhinus amboinensis (Hiu buas/jawa)

Pseudotriakis microdon (Hiu Tahu)

Cephaloscyllium sp. (Hiu Tokek)

Sphyrna mokarran (Hiu Caping)

 Tidak di Evaluasi atau Not Evaluated, NE

 Hexanchus nakamurai  (Hiu Aruey)

Centrophorus atromarginatus (Hiu Botol)

Centrophorus cf lusitanicus (Hiu Botol)

Deania cf calcea (Hiu Botol Monyong)

Squalus sp (Hiu Botol)

Squatina sp. (Hiu Kodok)

Chiloscyllium cf arabicum (Hiu Bongo Hitam)

Orectolobus cf ornatus (Hiu Kodok/jenggot)

Alopias pelagicus (Hiu Monyet/tikus)

Alopias superciliosus (Hiu Monyet/tikus)

Carcharhinus albimarginatus (Hiu Lanyam)

Carcharhinus altimus (Hiu Merak Bulu)

Carcharhinus sorrah (Hiu Lanyam)

Lamiopsis temmincki (Hiu Bujit)

Chaenogaleus macrostoma (Hiu Pilus)

Paragaleus tengi (Hiu Pasir)

Atelomycterus baliensis (Hiu Tokek)

Hemitriakis sp. (Hiu Pemburu Indonesia)

Mustelus cf manazo (Cucut Londer)

Mustelus sp. (Cucut Londer)

Catatan:
Dikarenakan data yang minim, tulisan ini masih jauh dari sempurna. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar