Selasa, 03 September 2013

Semilir Angin di Pantai Manggar Kota Balikpapan Menghilangkan Kepenatan

Untuk ukuran Kalimantan Timur, pantai Manggar “Segara Sari” yang berada 20 km dari kota Balikpapan dengan panjang 2,5 km dan berpasir putih telah menjadi tempat favorit warga Balikpapan dan sekitarnya, terutama dari kabupaten Samarinda dan Tenggarong yang wilayahnya tidak memiliki perairan laut.
Pantai Manggar cukup terawat dimana sampah tidak banyak terlihat di hamparan pasir putihnya. Itu karena pantai ini telah memiliki nilai ekonomi dimana banyak masyarakat yang memanfaatkannya untuk hiburan bahkan tempat sebagai mencari nafkahnya. Tentunya mereka akan menuntut kenyamanan dari pantai ini, walaupun karcis masuk pantai ini hanya Rp 3000 / orang. Nilai yang kecil untuk memenuhi biaya perawatannya.
Untuk menambah kesenangan pengunjung pantai ini, berbagai alat permainan air seperti banana boat, alat renang, bola sepak, bola voli dan lainnya disediakan untuk disewa. Mau sekedar leyeh-leyeh nyantai bisa juga yaitu dengan hanya menyewa selembar tikar seharga Rp 10 rb dari pagi sampai sore hari. Dan ini yang dilakukan kami. Ketika kami telah duduk-duduk di atas tikar dan semilir mulai merambah tubuh ini, seolah membuai badan untuk melepas kepenatan. Sehingga tak terasa mata langsung terpejam beberapa saat. Aku tertidur! Ini anugrah kenikmatan yang diberikan alam laut.
Bangun dari tidur, perut telah memberi signal untuk segera diisi. Kami mau makan? Mudahnya mencari makan disini, kita tinggal pilih warung mana yang disuka. Banyak warung yang menyediakan menu ikan laut bakar dengan berbagai jenis minuman. Menu yang pas buat makan siang di pinggir pantai dengan angin semilir menemani. Soal harga? Dijamin lebih murah dari restoran sederhana sekalipun yang ada di kota. satu porsi kepiting yang berisi 3 ekor hanya Rp 70 ribu, harga ikan trakulu bakar yang populer di Balikpapan hanya Rp 50 rb/ ekor, buah kelapa Rp 15rb/biji dan lainnya.
Perairan lautnya sendiri memang kelihatan berwarna kecoklatan sebagai akibat dari bawaan material tanah yang terbawa arus sungai Mahakam ke teluk Balikpapan dimana pantai Manggar menjadi bagiannya. Kita tahu sepanjang aliran sungai Mahakam telah banyak perubahan dari hutan hujan tropis alami menjadi: pemukiman, perkebunan, dan pertambangan. Sehingga apabila hujan turun, air tidak dapat banyak meresap ke dalam tanah (infiltrasi), malah akan menjadi aliran permukaan (run off). Aliran permukaan ini membawa material berupa tanah permukaan yang akan melimpas terbawa arus sampai teluk Balikpapan. Jadilah perairan teluk Balikpapan berwarna kecoklatan. Belum lagi ditambah oleh terjadinya kerusakan pada ekosistem terumbu karang yang ada di teluk Balikpapan. Usaha pemerintah untuk menjaga lingkungan teluk Balikpapan sudah banyak dilakukan, salah satunya pernah ada program Marine and Coastal Resources Management Project (MCRMP) selama jangka waktu 1997 sampai 2003. dimana beberapa program telah dilakukan, seperti: bagaimana mengelola pesisir lebih baik melalui perencanaan di tingkat desa, membuat berbagai aturan untuk pengelolaan wilayah pesisir, sampai program pemberian mata pencaharian alternatif bagi sebagian kecil masyarakat nelayan yang biasa melakukan destructive fishing. Namun, karena program itu tidak kontinyu dan kurang komitmen dari berbagai stake holder maka banyak hal yang dihasilkannya seolah menghilang. Dan berbagai kebiasaan buruk masyarakat terhadap lingkungan-pun belum beranjak menjadi lebih baik. Kita mengerti bahwa prioritas masyarakat masih kepada urusan makan sehari-hari sehingga urusan lingkungan bukan menjadi urusan utama. Kalau urusan ekonomi sudah terlampaui maka urusan lingkungan akan dengan sendirinya menjadi sesuatu yang penting dalam kehidupannya.
Semoga perekonomian kita dapat terus tumbuh sehingga lingkungan dapat lebih terjaga.
Hamparan pasir putih di pantai Manggar 'Segara Sari' di Balikpapan
 
Pantai Manggar menjadi pavorit wisata masyarakat Balikpapan dan sekitarnya
Tempat yang baik untuk melepas penat
Dalam keteduhan rindang pohon dan angin semilir menambah kenikmatan saja
Mau makan? Gampang, tinggal pilih warung mana yang diinginkan
Ikan trakulu bakar yang menjadi kesukaan warga Balikpapan Rp 50 rb/porsi
Menarik untuk berkunjung ke Pantai Manggar di Balikpapan

2 komentar:

  1. sangat menarik...dan mudah mudahan ada keseriusan dari pengurusnya untuk tetap memajukan pantai manggar sebagai ikon kota balikpapan

    Ayo Ke Pantai Manggar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju Mas. Mudah mudahan Pantai Manggar lebih bersih lebih terawat lebih menarik dan ahirnya lebih banyak menarik wisatawan untuk mengunjunginya.

      Hapus